Bagian Daging Sapi yang Paling Mahal Harganya

Bagi yang penasaran tentang bagian daging sapi yang paling mahal, maka Anda telah mengunjungi situs yang tepat. Kali ini akan kita bahas tentang bagian-bagian daging sapi mulai yang paling mahal harganya. Mahal tidaknya sebenarnya tergantung apa? Berikut penjelesannya.

Penyebab Perbedaan Harga pada Bagian daging Sapi

Sebelum membahas tentang bagian daging sapi yang paling mahal, kita akan membahas terlebih dahulu tentang penyebab perbedaan harga pada bagian daging sapi. Jadi sebenarnya perbedaan harga disebabkan karena beberapa hal seperti tekstur daging, kandungan lemak, kandungan nutrisi, rasa daging, dan aroma yang dihasilkan.

Jadi tentunya ada perbedaan harga daging yang bertekstur lembut dan yang bertekstur agak keras. Begitu juga dengan kandungan lemaknya, kandungan lemak mempengaruhi harga daging. Nah berikut daftar bagian daging sapi dengan harga paling mahal. Anda bisa melihat perbedaan tekstur daging dan kandungannya untuk bisa melihat alasan lebih lanjut terkait penyebab perbedaan harga.

Bagian Daging Sapi Paling Mahal

1. Tenderloin

Tenderloin atau has dalam merupakan salah satu bagian daging sapi terbaik karena memiliki tekstur yang lembut dan terdapat sedikit lemak. Bagian ini dibanderol harga yang paling mahal dibanding bagian lainnya karena memang satu bagian penuh dengan daging yang lembut.

2. Sirloin

Bagian daging sapi yang paling mahal selanjutnya adalah sirloin. Bagian ini lebih keras dari tenderloin. Namun banyak orang yang menyukainya. Bagi mereka yang menyukai tekstur agak keras, sirloin merupakan pilihan yang tepat. Banyak juga yang berkata bahwa sirloin lebih kaya rasa dibanding tenderloin.

3. Knuckle

Daging sapi bagian knuckle atau kelapa merupakan daging yang berasal dari bagian paha belakang atas, di antara gandik dan penutup. Bagian satu ini biasanya diolah untuk dijadikan panggangan.

4. Silverside (gandik)

Harga silverside biasanya sama dengan harga knuckle. Bagian paha belakang sapi paling dasar dan terluar ini sering diolah menjadi abon sapi ataupun dibuat dendeng. Namun ternyata banyak orang yang salah menyebut gandik sebagai shank atau daging paha bagian depan.

5. Topside

Topside merupakan. Bagian paha belakang atas yang mendekati area pantat ini sering disebut dengan nama penutup atau round. Biasanya dijual dalam bentuk potongan tipis yang sangat liat. Topside sanggat pas bila dipanggang, dibakar, ataupun digunakan untuk campuran pizza.

6. Shank

Shank merupakan bagian daging sapi yang terletak di paha depan atas. Bagian sapi yang penuh daging pasti harganya lebih mahal. Shank ini biasanya diolah menjadi soto sapi, sop, ataupun bakso urat.

7. Rump

Rump atau tanjung adalah bagian daging sapi yang letaknya di punggung belakang sapi. Daging ini memiliki harga yang sedikit lebih murah dari shank. Biasanya rump disajikan dengan cara dipanggang.

8. Blade

Blade atau punuk adalah bagian yang terletak di bagian paha depan menyambung ke bagian punuk sapi. Bagian ini memiliki serat-serat kasar yang pas jika diolah dengan cara dikukus. Bagian blade sering diolah menjadi masakan khas Nusa Tenggara Timur, Se’i.

Mana Bagian Daging Sapi Favorit Anda?

Demikian tadi penjelasan mengenai bagian-bagian daging sapi dari yang mahal harganya hingga yang agak mahal. Diantara bagian daging sapi yang paling mahal di atas, hampir semuanya merupakan bagian terbaik karena memang harga sebanding dengan kualitas yang diberikan. Nah bagian daging sapi mana yang menjadi favorit Anda?

Ketahui Bagian Daging Sapi Untuk Menjaga Kualitas Rasa Masakan Anda

Ada baiknya Anda mengenal jenis bagian daging sapi sebagai informasi penting dalam memasak makanan. Pasalnya cara memasak dan kualitas rasa antara bagian dalam dengan bagian luar daging cukup berbeda. Beberapa bagian daging biasanya terasa lembut dan cepat masak saat dimasak. Berbeda dengan bagian yang bukan daging karena cenderung lama dalam proses memasak, misalnya bagian tulang iga sapi atau kikil sapi.

Oleh karena itu, mengetahui jenis daging sapi sangat dibutuhkan. Apalagi jika Anda berbelanja daging sapi di pasar tradisional. Tentunya harus bertanya pada penjual sebelum membelinya. Pastikan tidak salah pilih beli berkat pengetahuan luas tentang daging sapi. Agar lebih jelas, mari simak ulasan di bawah ini.

Jenis Bagian Daging Sapi

Peru diketahui bahwa daging sapi biasanya dimanfaatkan untuk membuat bakso atau steak. Hal ini karena agar lebih mudah dalam proses penggilingan daging, sehingga mudah dibentuk tanpa ada tulang benulang. Lantas, apa saja jenis daging pada sapi? Berikut penjelasan selengkapnya untuk Anda.

1. Daging Sampil (Blade)

Daging Sampil memiliki nama lain blade. Daging ini menyambung dari daging atas ke paha depan. Sedangkan di sisi tengahnya ada serat-serat kasar yang mengarah ke bagian bawah. Namun ingat, proses memasak dari daging tersebut harus dengan dikukus agar serat daging cepat empuk dan matang.

2. Daging Has dalam (Tenderloin)

Daging sapi has dalam yang berada di daerah tengah badan. Adapun karakter daging ini memiliki otot-otot, tepatnya di bagian bahu, tulang panggul dan belakang. Tentunya bagian tersebut terasa lebih lunak, sehingga cocok dimasak sebagai makanan steak, empal, maupun sukiyaki yang lezat.

3. Daging Lamusir (Chuck)

Daging lamusir yang terletak di bagian belakang sapi atau dekat dengan daging has dalam maupun has luar. Biasanya penjual akan memotong daging lamusir di daerah punggung atau di bagian tulang rusuk. Mengingat daging ini lunak dan berlemak, sebaiknya dimasak dengan cara dibakar maupun dipanggang.

Itulah jenis-jenis bagian daging sapi yang mesti Anda ketahui. Semoga ulasan di atas bermanfaat bagi Anda semua sebagai pengetahuan terbaru dalam memilih daging sapi di pasaran.

Bagian Daging Sapi Terbaik dan Penjelasannya yang Perlu Anda Ketahui

Bagi sebagian orang mengetahui bagian daging sapi terbaik adalah suatu kewajiban. Namun masa bodoh bagi sebagian orang, mereka tidak terlalu memperhatikan bagian daging sapi, yang penting bagi mereka adalah makan daging sapi. Nah apabila Anda termasuk salah satu yang ingin mengetahui bagian terbaik dari daging sapi, maka penjelasan di bawah ini perlu Anda perhatikan baik-baik.

Kriteria Bagian Daging Sapi

Sebenarnya untuk menilai suatu bagian daging baik atau tidak harus didasarkan kriteria tertentu seperti kandungan gizi, tekstur, dan kelezatannya. Namun dalam hal ini kriteria yang dimaksud dihilangkan. Mengapa? Karena kriteria setiap orang terhadap daging kesukannya berbeda-beda.

Sebagian ada yang suka daging sapi empuk, sebagian lagi ada yang suka daging sapi dengan tekstur agak keras, sebagian lagi suka daging yang kaya rasa. Intinya setiap orang memiliki kriterianya sendiri dan tidak bisa disamakan.

Jadi  bagian daging sapiyang akan disebutkan di bawah ini merupakan bagian yang disukai pada umumnya. Anda boleh setuju, boleh tidak karena pada dasarnya kriteria baik menurut setiap orang itu berbeda-beda.

Bagian dari Daging Sapi Terbaik

1. Rib eye

Ternyata banyak orang yang menjadikan iga sebagai bagian daging sapi favorit. Alasannya karena kaya rasa, lembut, dan beraroma. Iga sangatlah cocok untuk dibuat masakan apapun seperti dibakar, dipanggang, tumis, kukus, atau dimasak dengan kuah. Tekstur dagingnya yang tidak bisa disamai membuat iga menjadi favorit banyak orang.

Tulang iga pun sangat mudah lepas saat sudah dimasak jadi menambah kelezatan saat mengkonsumsinya. Nah orang luar negeri menamai daging iga tanpa tulang dengan nama rib eye. Rib eye ini biasanya dijadikan steak dan menjadi salah satu steak favorit.

2. Short Loin

Short loin atau bisa juga disebut dengan strip loin, bagian ini membungkus bagian tenderloin. Menjadi favorit karena tekstur dagingnya yang lembut dan kandungan lemaknya yang menambah rasa. Kelembutan dagingnya memang kalah dari tenderloin, tapi tetap lebih lembut dari sirloin.

Short loin biasanya dimasak dengan cara dipanggang, dijadikan sate, digoreng, ataupun ditumis. Rasa juicynya akan lebih keluar saat daging dibungkus dan didiamkan sesaat setelah  proses memasak selesai.

3. Tenderloin

Bagian daging sapi yang tak kalah enak adalah tenderloin. Tenderloin merupakan salah satu bagian daging sapi yang mahal. Teksturnya lembut dan hanya memiliki sedikit kandungan lemak. Tenderloin banyak dikenal karena biasa dijadikan steak tenderloin.

4. Sirloin

Sebenarnya sirloin sendiri memiliki bagian top sirloin yang katanya merupakan salah satu bagian daging sapi terbaik. Top sirloin teksturnya lebih lembut dan rasanya lebih enak dibanding sirloin. Daging sirloin ataupun top sirloin ini sering dibuat menjadi steak, sukiyaki, yakiniku, dan shabu-shabu.

5. Chuck

Chuck atau sampil merupakan daging sapi bagian leher hingga bahu. Bagian ini juga menjadi favorit karena banyaknya jaringan ikat yang saat dimasak bisa meleleh dan membuat masakan lebih beraroma. Bagian ini bisa dimasak menjadi makanan apa saja seperti bakso, rendang, semur, sop. Di luar negeri biasanya diolah menjadi flat iron atau book steak.

Bagian Daging Sapi Mana yang Terbaik Menurut Anda?

Nah itu tadi penjelasan singkat tentang bagian terbaik dari daging sapi. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, kriteria bagian daging sapi terbaik menurut setiap orang itu berbeda. Jadi menurut Anda, diantara bagian-bagian daging sapi mana bagian yang terbaik?

Memasak Menu Daging Sapi untuk Hidangan Keluarga di Rumah

Pada hari-hari biasa Anda juga bisa memasak menu daging sapi agar keluarga di rumah tidak merasa bosan. Apalagi sifat daging sapi yang memiliki rasa enak dan membuat siapapun yang menyantapnya semakin ketagihan. Jadi cobalah belajar mengolah daging sapi mentah menjadi hidangan makanan yang menggugah selera makan.

Sebelum itu, pilihlah daging sapi yang berkualitas bagus di pasaran. Anda tidak perlu membersihkan daging mentah terlalu lama, karena tak akan mempengaruhi bakteri atau kuman di sekitarnya. Namun yang terpenting masak daging dalam suhu tinggi agar bakteri bisa terbunuh. Berikut adalah menu memasak daging sapi yang paling banyak diburu masyarakat.

Menu Masakan Daging Sapi yang Nikmat

Bosan dengan menu masakan yang itu-itu saja? Daging sapi bisa menjadi solusi terbaik bagi Anda. Siapkan bumbu dapur untuk mendapatkan rasa nikmat pada masakan berbahan daging sapi. Bahkan bisa menggunakan campuran lain saat memasak daging tersebut, sehingga mampu menciptakan perpaduan yang semakin lezat. Inilah menu memasak daging sapi sebagai hidangan di akhir pekan Anda.

  • Semur Daging Kentang

Pada menu masakan ini Anda hanya butuh bahan baku daging sapi dan kentang. Sebagai pelengkap bisa menggunakan soun yang diseduh. Cara mengolahnya dengan ditumis semua bahan dan bumbu masakan hingga matang. Biarkan daging empuk sebelum dimasukkan soun. Semur daging kentan siap disantap saat siang hari atau makan malam.

  • Sate Daging Sapi

Jika Anda bosan dengan sate ayam atau kambing, silahkan mencoba membuat sate sapi. Caranya juga cukup mudah karena tinggal dipotong kecil-kecil daging sapi. Buatlah bumbu kacang dengan kecap manis. Seperti cara membuat sate pada umumnya daging ditusuk dan celupkan dengan bumbu tadi. Biarkan sejenak sebelum dibakar. Sambil menunggu sate matang, maka buatlah sambal sate sesuai selera.

  • Sup Daging Asap

Anda membutuhkan daging sapi asap untuk dijadikan sup yang enak. Tambahkan bahan lainnya, seperti tomat, bawang boombay, daun seledri, dan bumbu penyedap. Masak sup daging hingga matang di atas api kecil. Sebagai campuran soup, maka berikan sosis atau bakso ke dalam sup tersebut. Santap sup daging asap dalam keadaan hangat.

Itulah referensi memasak menu daging sapi untuk kebutuhan makanan keseharian. Sebisa mungkin olah makanan yang lezat agar semua anggota keluarga menyukainya. Selamat praktek memasak daging sapi. M

Cara Memanggang Daging Sapi Agar Higienis

Apakah Anda suka mengkonsumsi olahan daging sapi? Seringkali penjual menawarkan makanan yang terbuat dari daging sapi di pasaran, baik tradisional maupun supermarket (modern). Apalagi kini olahan makanan tersebut dikemas dalam bentuk rapi, sehingga Anda bisa langsung memasaknya di rumah. Tetapi ingat pilih olahan makanan daging sapi yang benar-benar terjamin akan kualitasnya atau higienis.

Cara memanggang daging sapi tentu harus melibatkan suhu yang panas dan kering. Bahkan jika daging sapi berjumlah banyak dan memiliki tekstur tebal akan membutuhkan waktu lama. Tetapi sebetulnya dalam memanggang daging harus diolah secara tipis-tipis agar cepat dalam proses pemanggangan tersebut. Hal ini bertujuan agar daging tidak terasa alot saat disantap bersama sepiring nasi.

Pastikan sebelum memanggang Anda harus bisa memilih potongan daging tanpa lemak. Pilih bagian daging yang bewarna merah yang sudah pasti terasa empuk. Selain itu, perhatikan bumbu dalam pemanggangan daging sehingga menghasilkan kualitas rasa yang enak. Nah, berikut adalah tips mudah memanggang daging agar tetap higienis.

Cara Memanggang Daging Sapi

Ada baiknya, Anda memilih sumber pemanggangan yang baik supaya proses cepat dan tepat. Anda dapat menggunakan oven tradisional karena memiliki manfaat sirkulasi udara yang baik, sehingga kecepatan matang semakin meningkat. Namun Anda harus memperhatikan hal-hal seperti berikut ini dalam proses pemanggangan daging sapi.

  • Daging sapi harus dipaggang dalam suhu antara 60°C hingga 100°C. Upayakan daging yang memiliki lemak dipanggang dalam suhu rendah dengan waktu lebih lama. Tetapi daging tanpa lemak bisa menggunakan suhu tinggi supaya lebih cepat matang.
  • Pastikan daging dipanggang secara merata untuk menghindari permukaan yang gosong, serta bagian dalam daging yang kemungkinan masih mentah. Ingat jangan memanggang daging yang keluar langsung dari kulkas, karena membuat proses pemanggangan tidak matang sempurna.
  • Anda harus mencairkan daging beku guna menghindari bakteri yang menempel pada daging tersebut. Biarkan daging sapi mencapai suhu ruangan optimal sebelum masuk ke dalam oven pemanggangan.
  • Angkat daging sapi jika dirasa sudah matang. Jangan terburu untuk menyantap daging panggang dalam keadaan panas. Diamkan dahulu selama 10 menit untuk mengendurkan serat daging agar lebih nikmat.

Itulah cara memanggang daging sapi untuk tetap higienis. Tentunya Anda selalu menjaga kebersihan saat proses pemanggangan agar tidak ada kuman atau bakteri yang hinggap pada daging. Selamat memanggang.

Jenis Makanan Olahan Daging Sapi

Pada umumnya daging sapi diolah menjadi hidangan makanan pendamping nasi. Meskipun beberapa orang memanfaatkan daging sapi sebagai kerupuk kulit sapi. Sebetulnya ada banyak olahan daging ini untuk dikonsumsi agar bisa memberikan manfaat bagi tubuh. Pastinya kandungan dan nilai gizi masih tetap ada di dalam makanan olahan. Berikut jenis makanan olahan yang terbuat dari daging sapi.

  • Bakso, yakni makanan khas Indonesia yang paling popular di masyarakat. Bakso dibuat dari campuran daging sapi giling dan sedikit tepung supaya mudah dibentuk. Proses pembuatan bakso sendiri, mulai dari memotong daging sapi, tahap penggilingan, penghalusan daging dan pencampuran daging dengan bahan pendukung lainnya. Barulah bakso dibentuk bulat atau seperti bola-bola sambil direbus hingga matang.
  • Kornet yang berasal dari daging sapi, tetapi diawetkan dalam bentuk makanan siap saji. Bahan kornet umumnya menggunakan potongan daging yang memiliki serat memanjang. Selain itu, ada juga sosis yang terbuat dari daging sapi cincang dicampur dengan jagung dan diawetkan dalam bentuk kemasan.
  • Steak, yakni potongan daging sapi yang besar untuk sajian makanan lezat. Biasanya steak dipotong tegak lurus sesuai fiber otot. Steak dipanggang untuk dijual di resto-resto mahal. Daging yang digunakan untuk steak adalah bagian dada yang mengandung serat.
  • Dendeng merupakan olahan daging yang dipotong secara tipis-tipis hingga berbentuk serpihan. Makanan olahan ini diberi bumbu lalu dikeringkan atau dijemur. Karena itulah, rasa daging dendeng terasa asin tetapi manis berkat bumbu olahan tersebut. Anda pun tak perlu menyimpan dendeng di dalam kulkas.

Mungkin itu saja makanan olahan daging sapi yang paling banyak ditawarkan para penjual di pasar. Semoga menjadi referensi Anda dalam memilih olahan daging sebagai teman makan nasi di rumah. Terima kasih.

Tips Cerdas Memilih Daging Giling di Supermarket

Memilih daging giling di Supermarket memang gampang-gampang susah. Apalagi banyak daging yang berkualitas sama tetapi berbeda jenis daging. Namun Anda harus mencari jenis daging sapi yang sudah dikemas dan belum kadaluarsa. Silahkan baca kemasan dan cek masa berlaku daging tersebut. Jangan sampai daging giling yang sudah Anda beli membusuk setelah sampai di rumah. Perhatikan juga kadar lemak dalam daging giling, hampir semua toko daging membuat daging giling menggunakan lemak, tapi ada juga beberapa toko daging yang menyediakan dalam dua varian yaitu daging giling dan daging giling non-fat.

Daging giling adalah salah satu paling ekonomis dari segi pengemasan dan pengolahan. Pasalnya dapat dijadikan olahan makanan, seperti burger, bakso, spaghetti, dan lain sebagainya. Nah, bagi Anda yang hendak membeli daging giling di mall. Sebaiknya ikuti tips cerdas berikut ini.

Memilih Daging Cincang di Supermarket

Alangkah baiknya setelah membeli daging cincang tidak peru menyimpannya di dalam freezer dalam waktu lama. Pada daging cincang sendiri lebih mudah terpapar oksigen yang banyak dibandingkan dengan daging potong. Maka tak heran, jika terlalu lama dibiarkan di kulkas mampu mengalami perubahan warna sehingga tidak segar lagi. Sebelum itu, setidaknya pilih cara menentukan pembelian daging cincang yang benar seperti ulasan berikut.

  1. Pilih Daging Cincang Segar

Biasanya daging cincang memiliki tingkat kadaluarsa dalam jangka waktu lama. Anda bisa mendeteksi dari segi warna daging. Apabila masih berwarna merah khas daging sapi, maka masih memiliki kualitas segar dan baru. Namun jika tampak abu-abu maupun merah tua, kemungkinan besar daging giling sudah lama disimpan dalam freezer Supermarket. Perubahan warna daging giling terjadi akibat oksidasi dari udara luar, sehingga jika dibiarkan dalam wadah terbuka berubah semakin gelap.

  • Pilih yang Sudah Dikemas

Jika daging giling sudah dalam keadaan dikemas pastinya lebih awet. Sebaiknya pilih kemasan daging yang rapat dan rapi. Daging giling yang dijual di Supermarket dikemas dengan plastic warm atau stereofoam. Perhatikan air yang muncul pada wadah stereofoam, karena jika airnya sedikit tidak masalah untuk dibeli. Sedangkan tekan plastic warm dengan jari, dan bila terasa empuk berarti Anda bisa memilihnya.

Hati-hati memilih daging giling karena bisa jadi daging dicampur dengan lemak putih. Pilihlah daging giling tampak warna merah yang lebih dominan ketimbang warna putih. Jangan terlalu memikirkan kuantitas harga daging giling yang murah.

Resep Masakan dari Daging Sapi Tumis yang Lezat

Resep masakan dari daging sapi tumis memang biasa disajikan untuk menu sehari-hari. Pasalnya cara mengolah daging yang tidak terlalu memakan waktu menjadi pilihan para ibu di rumah. Selain itu, cara memasak juga cukup mudah karena tinggal ditumis seperti masak biasa. Namun Anda harus tetap mementingkan kualitas rasa tumisan daging sapi agar anak-anak menyukainya.

Sebagian orang mungkin memasak tumis daging sapi di acara tertentu. Mengingat harga daging sapi lumayan mahal dan tak sesuai dengan kantong mereka. Kendati demikian, tidak ada salahnya sekali-kali mempraktikan proses masak tumis daging yang lezat dan enak. Setidaknya bisa menambah selera makan Anda dan keluarga.

Resep Masakan Daging Sapi Lezat

Alangkah baiknya memilih daging sapi segar yang berwarna kemerahan. Hal ini akan mempengaruhi kualitas rasa masakan Anda nantinya. Apalagi jika dimasak dengan bumbu rempah tradisional pasti semakin nikmat. Bagi Anda yang penasaran, resep masakan dari daging sapi tumis. Simak terus ulasan di bawah ini.

Bahan-bahan

  • 500 gr daging sapi
  • 3 sdm kecap manis
  • 4 sdm saus tiram
  • 1 ½ sdt teh merica bubuk
  • 1 ½ sdt ketumbar, dihaluskan
  • 2 ruas jahe, dimemarkan
  • 3 buah cabai rawit
  • 2 buah cabai merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 suing bawang bombay, dicincang
  • Secukupnya garam dan gula

Cara Memasak Daging Sapi Tumis

  • Sediakan air secukupnya dan rebus hingga mendidih untuk memasak daging sapi sampai matang. Kemudian tiriskan daging dan iris tipis atau sesuai selera.
  • Tumis bawang putih dan bawang boombay, lalu masukkan bumbu ulek lainnya. Tunggu sampai harum dan tambahkan saus tiram.
  • Masukkan daging sapi sambil menuangkan air kaldu sedikit demi sedikit. Aduk terus sampai bumbu meresap ke dalam daging. Imbukan kecap, garam dan gula secukupnya.
  • Biarkan air berkurang dan mengental agar daging sapi matang sempurna. Angkat tumis daging selagi masih hangat dan sajikan.

Itulah resep masakan dari daging sapi tumis yang bisa Anda coba sendiri di rumah. Semoga tumisan daging sapi yang Anda masak menghasilkan hidangan yang enak dan lezat, sehingga membuat orang ketagihan menyantapnya.

Beberapa Kandungan Gizi Daging Sapi yang Baik

Perlu Anda ketahui bahwa banyak kandungan gizi daging sapi yang menyehatkan tubuh. Namun masih banyak orang awam yang kurang memahami kandungan gizi tersebut. Padahal tidak jarang makanan olahan yang terbuat dari jenis daging, biasanya menyajikan kandungan gizi. Terlepas dari itu, sebetulnya gizi pada daging sapi sangat baik dikonsumsi untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Meskipun tidak semua daging mempunyai kadar nutrisi yang baik bagi tubuh. Pasalnya ada lemak jenuh yang memicu kolesterol jahat semakin banyak di dalam tubuh. Sebaiknya, ketahui dulu kandungan gizi pada daging. Lantas, apa saja kandungan gizi pada daging sapi? Lihat simak ulasan di bawah ini.

Inilah Kandungan Gizi Daging Sapi

Meskipun tidak semua daging sapi disajikan dalam bentuk makanan berat. Ada juga yang menyajikan dalam bentuk sate sapi, soto sapi, atau olahan sup sapi berkuah. Bahkan daging sapi biasa digiling untuk dijadikan makanan lain seperti sosis maupun kornet. Nah, apakah semua jenis makanan tersebut masih mengandung nilai gizi dari daging sapi? Simak terus penjelasan dibawah ini.

  • Protein, yang banyak dikandung daging sapi sehingga dikatakan sebagai protein hewani. Manfaat protein ini adalah untuk membentuk otot-otot pada tubuh, serta mampu meningkatkan kecerdasan otak anak. Maka dari itu, sebaiknya sering berikan daging sapi untuk anak Anda di rumah.
  • Zat besi, merupakan nutrisi yang selalu dibutuhkan oleh tubuh manusia. Jika tidak ada zat besi memungkinkan produksi sel darah merah tak akan berjalan optimal. Berkat kandungan zat besi pada daging sapi dapat mencegah sekaligus mengatasi anemia atau kekurangan sel darah merah.
  • Vitamin B Kompleks, adalah kandungan nutrisi yang terdapat pada daging sapi. Rupanya vitamin ini mampu membantu perkembangan saraf otak untuk bekerja secara optimal. Tentu saja konsumsi daging sapi secara tidak langsung mengencerkan otak dalam berpikir.

Setelah Anda mengetahui kandungan gizi daging sapi, pastinya akan selalu mengkonsumsi makanan tersebut. Tetapi harus tetap diimbangi dengan jenis sayur dan buah-buahan sehingga lebih sempurna, karena terlalu banyak konsumsi daging mampu menumpuk lemak jenuh dan kolesterol jahat.

Inilah Makanan Olahan Daging Sapi yang Dijual di Pasaran

Apakah Anda suka mengkonsumsi olahan daging sapi? Seringkali penjual menawarkan makanan yang terbuat dari daging sapi di pasaran, baik tradisional maupun supermarket (modern). Apalagi kini olahan makanan tersebut dikemas dalam bentuk rapi, sehingga Anda bisa langsung memasaknya di rumah. Tetapi ingat pilih olahan makanan daging sapi yang benar-benar terjamin akan kualitasnya atau higienis.

Jenis Makanan Olahan Daging Sapi

Pada umumnya daging sapi diolah menjadi hidangan makanan pendamping nasi. Meskipun beberapa orang memanfaatkan daging sapi sebagai kerupuk kulit sapi. Sebetulnya ada banyak olahan daging ini untuk dikonsumsi agar bisa memberikan manfaat bagi tubuh. Pastinya kandungan dan nilai gizi masih tetap ada di dalam makanan olahan. Berikut jenis makanan olahan yang terbuat dari daging sapi.

  • Bakso, yakni makanan khas Indonesia yang paling popular di masyarakat. Bakso dibuat dari campuran daging sapi giling dan sedikit tepung supaya mudah dibentuk. Proses pembuatan bakso sendiri, mulai dari memotong daging sapi, tahap penggilingan, penghalusan daging dan pencampuran daging dengan bahan pendukung lainnya. Barulah bakso dibentuk bulat atau seperti bola-bola sambil direbus hingga matang.
  • Kornet yang berasal dari daging sapi, tetapi diawetkan dalam bentuk makanan siap saji. Bahan kornet umumnya menggunakan potongan daging yang memiliki serat memanjang. Selain itu, ada juga sosis yang terbuat dari daging sapi cincang dicampur dengan jagung dan diawetkan dalam bentuk kemasan.
  • Steak, yakni potongan daging sapi yang besar untuk sajian makanan lezat. Biasanya steak dipotong tegak lurus sesuai fiber otot. Steak dipanggang untuk dijual di resto-resto mahal. Daging yang digunakan untuk steak adalah bagian dada yang mengandung serat.
  • Dendeng merupakan olahan daging yang dipotong secara tipis-tipis hingga berbentuk serpihan. Makanan olahan ini diberi bumbu lalu dikeringkan atau dijemur. Karena itulah, rasa daging dendeng terasa asin tetapi manis berkat bumbu olahan tersebut. Anda pun tak perlu menyimpan dendeng di dalam kulkas.

Mungkin itu saja makanan olahan daging sapi yang paling banyak ditawarkan para penjual di pasar. Semoga menjadi referensi Anda dalam memilih olahan daging sebagai teman makan nasi di rumah. Terima kasih. l10n:{type:”wo

Tips Cara Menyimpan Daging Sapi Selain di Frezeer

Masih banyak orang yang belum paham cara menyimpan daging sapi selain di kulkas atau freezer. Pada dasarnya jenis daging apapun memang sebaiknya disimpan di dalam freezer sebelum diolah. Tentunya cara tersebut bertujuan agar daging sapi tidak cepat mengalami pembusukan. Nah, begini cara menyimpan dan mempertahankan umur daging sapi mentah selain di freezer yang harus diketahui.

Cara Menyimpan Daging Selain di Frezzer

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan dalam proses menyimpan daging tanpa almari pendingin.

  • Dry-aging atau dry-aged beef merupakan salah satu steak populer di barat, proses ini membuat daging menambah cita rasa daging sapi menjadi lebih kaya, lebih empuk, dan mengeluarkan aroma dan rasa kekacang-kancangan. Cara sederhana untuk proses nya dengan cara menggantung atau meletakkan daging di atas yang wadah yang hampir seluruh bagian daging mendapatkan oksigen, daging dapat diletakan di kulkas dengan suhu 0°C – 5°C dengan kekeringan 70-90%. Diamkan daging selama kurang lebih 14-30 hari, ada juga yang membuat dry aged beef hingga 45-60 hari. Setelah selesai proses, kupas bagian daging berwarna gelap, lalu daging siap dimasak steak.
  • Cara lainnya dengan sistem penggaraman sebagai metode kuno dalam mengawetkan daging. Bahkan daging bisa bertahan hingga enam bulan lebih lamanya. Agar Anda lebih jelas.
  • Pengeringan merupakan cara untuk menghilangkan kelembaban pada daging agar lebih awet dan tahan lama. Metode ini sebaiknya menggunakan daging yang diiris tipis, rendam daging dengan garam beberapa jam, dan keringkan di bawah sinar matahari. Cobalah tambahkan rempah lain, misalnya thyme maupun oregano supaya aroma daging semakin nikmat.
  • Pengasapan memang cocok dilakukan untuk menyimpan daging yang rendah lemak. Lumuri daging dengan garam, lalu asapi sampai cairan atau kelembaban daging hilang. Namun ingat daging yang sudah diasapi harus disimpan segera di tempat kering.
  • Pengalengan adalah tips menyimpan daging yang dirasa paling tahan lama. Pasalnya daging mampu bertahan hingga beberapa tahun. Anda bisa memotong daging dalam ukuran kecil dan masukkan ke dalam kaleng. Jangan lupa tambahkan garam secukupnya untuk memberikan rasa lezat.

Lantas, apakah Anda ingin memilih cara menyimpan daging sapi di atas? Pastinya cara tersebut tidak hanya berlaku untuk ikan asin, tetapi untuk daging jenis apapun asalkan prosesnya dilakukan secara higienis.