My Blog https://bbfmeatshop.co.id My WordPress Blog Tue, 02 Apr 2019 05:15:01 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.1.1 Hello world! https://bbfmeatshop.co.id/2019/03/30/hello-world/ https://bbfmeatshop.co.id/2019/03/30/hello-world/#comments Sat, 30 Mar 2019 06:38:47 +0000 https://bbfmeatshop.co.id/?p=1 Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

]]>
https://bbfmeatshop.co.id/2019/03/30/hello-world/feed/ 1
Resep Tumis Daging Sapi Jamur Kancing https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/11/resep-tumis-daging-sapi-jamur-kancing/ https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/11/resep-tumis-daging-sapi-jamur-kancing/#respond Mon, 11 Feb 2019 04:19:50 +0000 https://daging.co.id/?p=2307 Masakan dari daging sapi yang praktisselanjutnya adalah daging sapi jamur kancing. Berikut penjelasan terkait bahan dan cara memasaknya.

Bahan-bahan

  1. 150 gram daging sapi (diiris tipis)
  2. Minyak sayur secukupnya
  3. 2 siung bawang putih (dicacah)
  4. 3siung abwang merah (dicacah)
  5. 1 batang daun bawang (diiris)
  6. Bawang bombay (diiris)
  7. ¼ lada hitam
  8. 100 gram jamur kancing (diiris)
  9. Garam secukupnya

Cara Memasak Masakan Daging Sapi yang Praktis

  1. Panaskan wajan lalu tuang minyak dan tumis bawang putih, bawang merah hingga harum.
  2. Masukkan daging , aduk, dan masak hingga matang kecoklatan
  3. Masukkan jamur, masak hingga layu
  4. Masukkan daun bawang dan bawang bombay, lalu tambahkan penyedap seperti garam, lada hitam, penyedap rasa
  5. Angkat dan sajikan dengan nasi putih

Demikian jenis masakan atau olahan daging sapi yang praktis dan mudah dibuat. Benar-benar mudah dibuat bukan?

]]>
https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/11/resep-tumis-daging-sapi-jamur-kancing/feed/ 0
Resep Daging Sapi Lada Wijen https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/10/resep-daging-sapi-lada-wijen/ https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/10/resep-daging-sapi-lada-wijen/#respond Sun, 10 Feb 2019 07:00:41 +0000 https://daging.co.id/?p=2309 Masakan dari daging sapi yang praktisselanjutnya adalah daging sapi lada wijen. Berikut penjelasan terkait bahan dan cara memasaknya.

Bahan-bahan

  1. 1 kg iga sapi berdaging atau bagian daging sapi lainnya
  2. 3 siung bawang putih
  3. 5 siung bawang merah
  4. Bawang bombay
  5. 2 liter air
  6. 1 ikat seledri
  7. 1 batang daun bawang
  8. Garam secukupnya
  9. Lada hitam secukupnya
  10. Gula pasir secukupnya
  11. Bumbu penyedap rasa sapi
  12. Saos tomat
  13. 3 buah Tomat iris
  14. 2 buah Kentang
  15. 2 buah wortel
  16. 1 batang kayu manis (bisa dihilangkan jika tidak suka)
  17. 3 buah cengkeh
  18. 1  buah pala

Cara Memasak Masakan Daging Sapi yang Praktis

  1. Potong daging dan bahan-bahan yang ada
  2. Masukkan semua bahan ke dalam panci bertekanan (kecuali garam karena kentang mudah meresap asin garam jadi kalau dicampur di awal, kentangnya akan terasa lebih asin dibanding lainnya)
  3. Masak dalam api sedang selama kurang lebih 40 menit lalu tambahkan garam
  4. Tunggu hingga masak dan cicip, jika kurang bisa ditambahi bumbu penyedap rasa sapi.
]]>
https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/10/resep-daging-sapi-lada-wijen/feed/ 0
Resep Tumis Daging Sapi Saos Bawang https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/09/resep-tumis-daging-sapi-saos-bawang/ https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/09/resep-tumis-daging-sapi-saos-bawang/#respond Sat, 09 Feb 2019 07:00:38 +0000 https://daging.co.id/?p=2304 Banyak orang yang tidak mau ribet, termasuk dalam urusan memasak. Nah kali ini akan kita bahas tentang olahan daging sapi yang praktis, tidak ribet, dan mudah dibuat. Dengan begitu Anda bisa merasakan masakan daging sapi tanpa perlu berkutat di dapur terlalu lama. Anda penasaran? Langsung simak penjelasan di bawah ini.

Olahan daging sapi yang praktis pertama adalah tumis daging sapi saos bawang. Masakan satu ini termasuk mudah dibuat. Berikut bahan-bahan dan cara memasaknya.

Bahan-bahan

  1. 400 gram daging sapi
  2. 4 sendok makan mentega
  3. 2 siung bawang putih
  4. 2 siung bawang merah (bagi yang suka)
  5. ½  bawang bombay
  6. ½ sendok makan jus lemon
  7. 1 sendok teh lada hitam bubuk
  8. Garam secukupnya
  9. Bumbu penyedap ras sapi

Cara Memasak Masakan Daging Sapi yang Praktis

  1. Iris daging tipis-tipis agar mudah empuk
  2. Geprek bawang putih (apabila anda suka bawang merah, cincang bawang merah secukupnya)
  3. Panaskan wajan lalu masukkan mentega. Setelah mencair masukkan bawang putih geprek dan bawang merah cincang. Masak hingga baunya harum.
  4. Masukkan daging yang sudah dipotong lalu tumis hingga warnanya kecoklatan
  5. Setelah hampir matang, masukkan jus lemon lalu aduk hingga merata (jika tidak menyukai rasa asam, bisa melewatkan cara ini)
  6. Tambahkan bawah bombay, garam, dan lada hitam lalu aduk kembali. Cicipi dan jika rasanya kurang mantap, tambahi bumbu penyedap secukupnya.
  7. Masak hingga matang lalu angkat dan makan dengan nasi putih.

Mudah bukan? Nah kita lanjut ke resep berikutnya.

]]>
https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/09/resep-tumis-daging-sapi-saos-bawang/feed/ 0
Cara Mengolah Daging Sapi yang Baik dan Benar https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/08/cara-mengolah-daging-sapi-yang-baik-dan-benar/ https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/08/cara-mengolah-daging-sapi-yang-baik-dan-benar/#respond Fri, 08 Feb 2019 07:00:29 +0000 https://daging.co.id/?p=2301 Anda perlu mengetahui cara mengolah daging sapi yang benar agar daging sapi yang Anda masak tidak hilang kandungan nutrisinya dan tentunya memiliki rasa yang nikmat. Lantas bagaimana cara mengolah daging sapi yang baik dan benar? Langsung saja simak penjelasan di bawah ini untuk keterangan lebih lengkapnya.

Mengetahui Bagian Daging Sapi

Sebelum membahas tentang cara mengolah daging sapi yang benar, Anda harus tahu terlebih dahulu tentang jenis-jenis daging atau bagian-bagian daging sapi. Dengan mengetahui bagian-bagian daging sapi, Anda akan tahu bagian mana yang cocok Anda jadikan masakan tertentu.

Ada bagian daging yang lunak, ada yang keras, ada yang mengandung banyak lemak, ada yang mengandung banyak jaringan otot. Daging-daging yang dimaksud tersebut tentu berbeda cara pengolahannya. Untuk bisa mengolah setiap bagian daging dengan benar, Anda harus paham terlebih dahulu dengan bagian-bagian yang dimaksud.

Setiap bagian daging sapi juga pas dibuat beberapa masakan tertentu, tidak bisa untuk semua masakan. Seperti bagian has dalam yang cocok dijadikan steak atau panggangan, tapi tidak cocok dijadikan rendang karena terlalu empuk.

Nah beberapa bagian daging sapi yang perlu And aketahui antara lain yaitu has dalam, has luar, ribs, tanjung, lamusir, penutup, punuk, tulang T, sandung lamur, sangkel, sancan, kelapa, gandik, kaki, kulit, dan jeroan. Anda paling tidak harus sedikit bisa membedakan bagian-bagian tersebut.

Memilih Daging Sapi dengan Benar

Agar tahu  cara mengolah daging sapi yang benar, Anda juga harus memilih daging sapi dengan benar terlebih dahulu. Jika pemilihan daging sapi saja tidak benar maka akan sulit mengolah daging sapinya. Saat memilih daging sapi, pilih daging yang segar, biasanya ditandai dnegan warnanya yang merah, aromanya yang wajar, dan teksturnya yang kenyal.

Daging sapi yang sudah agak lama pasti warnanya pucat atau merah aneh karena merahnya merupakan perlakuan dari penjual agar dagangannya laku. Namun tidak berlaku bagi merah kecoklatan karena merah kecoklatan merupakan warna daging yang sudah terpapar oksigen lebih dari setengah jam.

Untuk baunya, daging sapi segar beraroma amis seperti dgaing sapi pada umumnya, tidak menyengat dan tidak bau busuk ataupun asam. Tekstur daging segar kenyal, saat Anda tekan, daging akan kembali ke posisi semula. Berbeda dengan daging lama yang biasanya bertekstur lembek.

Cara Mengolah Daging Sapi dengan benar

Nah agar daging yang sudah Anda dapatkan bisa dirasakan manfaatnya dan kenikmatannya, maka Anda perlu mengolahnya dengan benar dengan cara berikut ini.

1. Membersihkan daging dengan baik

Daging harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum dimasak agar kotorannya hilang dan daging tidak terlalu amis. Anda tentu tidak ingin memasak daging yang kotor bukan?

2. Memotong daging dengan benar

Pemotongan daging ternyata berpengaruh pada tekstur daging saat dimasak nantinya. Nah agar daging tidak alot, maka Anda harus memotongnya berlawanan dengan arah urat atau seratnya. Namun untuk masakan dendeng biasanya searah dengan seratnya

3. Daging dipukul perlahan

Cara mengolah daging sapi yang benar selanjutnya adalah dengan memulkul perlahan. Setelah dipotong, pukullah daging secara perlahan agar serat  atau otot agak melunak sehingga daging menjadi mudah empuk daat dimasak.

 4. Memberi bumbu lengkap

Jangan hanya memasak dengan bumbu instan. Berilah bumbu dasar agar aroma amis hilang dan daging terasa lebih lezat. Bumbu komplit seperti daun salam, jahe, serai, kunyit juga akan membuat daging tidak bau amis.

5. Mengatur api dengan benar

Agar empuk, kecilkan api saat daging sedang dimasak. Saat daging baru dimasukkan, Anda bisa menggunakan api besar tapi saat daging sudah berubah warna, gunakan api kecil.

Demikian sedikit penjelasan tentang cara mengolah daging sapi yang benar dan baik. Semoga bisa menambah informasi Anda.

]]>
https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/08/cara-mengolah-daging-sapi-yang-baik-dan-benar/feed/ 0
Cara Memasak Daging Sapi Agar Empuk dan Tidak Bau Amis https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/07/cara-memasak-daging-sapi-agar-empuk-dan-tidak-bau-amis/ https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/07/cara-memasak-daging-sapi-agar-empuk-dan-tidak-bau-amis/#respond Thu, 07 Feb 2019 07:00:27 +0000 https://daging.co.id/?p=2295 Cara memasak daging sapi agar empuk dan baunya tidak terlalu amis perlu diketahui oleh para ibu atau siapapun yang berniat memasak daging sapi. Dengan begitu masakan yang dihasilkan akan mudah dikonsumsi dan tentunya memiliki rasa yang luar biasa enak. Apabila Anda penasaran dengan cara yang dimaksud, langsung saja simak ulasan di bawah ini.

Penyebab Daging Sapi Alot

Sebelum membahas tentang cara memasak daging sapi agar empuk, ada baiknya Anda mengetahui penyebab masakan daging terasa alot. Nah penyebabnya berikut ini.

1. Salah memotong daging

 Ternyata kesalahan memotong daging bisa membuat daging sapi alot saat dimasak. Menurut beberapa sumber, daging harus dipotong berlawanan dengan seratnya jika ingin dimasak semur, gulai, tumis, atau rendang. Dan apabila ingin dibuat dendeng atau gepuk, daging sapi dipotong searah dengan serat.

2. Salah memilih jenis daging

Anda harus mengenal bagian-bagian daging dan teksturnya agar bisa memilih jenis daging dengan tepat. Karena ada bagian daging yang memang lembut seperti has dalam, has luar, dan ada juga yang memiliki tekstur agak keras penuh otot seperti bagian sengkel, gandik. Nah Anda harus memasaknya secara terpisah agar salah satu bagiannya tidak alot.

3. Penggunaan api

Penggunaan api ternyata menyebabkan daging alot. Nah cara memasak agar daging sapi empukyaitu dengan memperbesar api saat daging baru dimasukkan dan mengecilkan api saat daging sudah berubah warna

4. Memasak kurang lama

Faktor satu ini tentu sudah Anda ketahui. Memasak daging hanya sebentar membuat daging alot.

Penyebab Daging Sapi Bau

Sebenarnya daging sapi bau amis itu wajar karena memang itu bau bawaannya. Namun jika bau amisnya terlalu menyengat, itu yang aneh. Daging sapi yang berbau menyengat kemungkinan besar adalah daging sapi yang sudah lama dan hampir membusuk. Apabila daging Anda berbau demikian, sebaiknya dibuang saja.

Namun jika baunya wajar dan setelah dimasak ada amisnya, maka kesalahan terjadi saat memasak. Apabila Anda tidak ingin merasakan bau yang terlalu amis, maka masaklah daging dengan cara yang akan dijelaskan di bawah ini.

Cara Memasak Daging Sapi Biar Empuk dan Gak Bau

Agar daging sapi mudah empuk dan tidak bau, Anda perlu memasaknya dengan cara berikut ini.

1. Menghilangkan bau dengan tepung

Agar daging sapi tidak bau, Anda bisa memercikkan tepung gandum yang telah dilarutkan dengan air. Percikkan merata di permukaan daging lalu diamkan selama kurang lebih satu hingga dua jam. Jika sudah bilas dan bersihkan dengan air bersih.

2. Memasak dengan temperatur yang tepat

Cara memasak daging sapi agar empuk selanjutnya yaitu dengan memasak pada temperatur yang tepat. Anda pernah melihat film atau animasi tentang memasak? Jika pernah maka tentunya Anda tahu bahwa chef profesional akan memasak daging dalam temperatur tertentu. Nah Anda bisa menirukannya.

3. Menggunakan nanas, jahe, dan jeruk nipis

Nanas dan jeruk nipis terkenal memiliki enzim yang mampu mengurai serat otot dan kolagen pada daging. Jadi buatlah rendaman dari campuran nanas, jahe, dan jeruk nipis lalu rendam daging dalam jangka waktu tertentu (jangan lebih dari empat jam karena bisa merusak tekstur daging). Selain membuat daging lebih empuk, rendaman ini juga membuat aroma daging lebih segar

4. Memasak dengan slow cooker

Jika tidak ingin ribet, Anda bisa membeli slow cooker. Hanya dengan memasukkan daging, bumbu, air, dan menunggu dalam waktu tertentu, Anda bisa menikmati daging sapi yang empuk.

Cara memasak daging sapi agar empuk dan gak terlalu bausangat mudah bukan? Nah Anda bisa menerapkan cara tersebut saat ingin memasak daging sapi. Sekian, semoga bermanfaat.

]]>
https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/07/cara-memasak-daging-sapi-agar-empuk-dan-tidak-bau-amis/feed/ 0
Bagian Daging Sapi untuk Rendang yang Pas dan Mantap https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/06/bagian-daging-sapi-untuk-rendang-yang-pas-dan-mantap/ https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/06/bagian-daging-sapi-untuk-rendang-yang-pas-dan-mantap/#respond Wed, 06 Feb 2019 07:00:05 +0000 https://daging.co.id/?p=2291 Membuat rendang tidak boleh dengan sembarang daging karena nanti hasilnya tidak maksimal. Anda harus tahu terlebih dahulu tentang bagian daging sapi untuk rendang. Dengan mengetahui bagian terbaik daging untuk dibuat rendang, rendang Anda dijamin terasa luar biasa. Penasaran? Berikut penjelasan tentang hal yang dimaksud.

Bagian Daging Sapi yang Cocok untuk Rendang

Daging sapi untuk pembuatan rendang harus bagian yang agak keras. Jangan menggunakan bagian yang lunak karena nanti akan mudah empuk dan rasanya tidak maksimal. Jangan pula menggunakan bagian yang mengandung banyak lemak seperti sandung lamur karena akan mengandung banyak minyak dan mudah membeku saat dingin. Berikut bagian yang pas dibuat rendang.

1. Chuck

Bagian yang bisa Anda pilih untuk dijadikan rendang adalahh chuck. Tekstur daging bagian ini tidak terlalu lunak dna tidak terlalu keras pula. Bagian ini biasanya terletak di bagian atas paha depan, dengan bagian pundak yang menempel ke paha, dan diikuti pula dengan bagian terluar punuk. Selain pas untuk rendang, chuck juga pas dibuat bakso dan steak.

2. Gandik

Gandik atau silver side merupakan salah satu bagian daging sapi untuk rendang. Bagian ini merupakan bagian paha belakang. Selain untuk membuat rendang, bisa juga diolah emnjadi dendeng atau abon sapi.

3. Knuckle

Knuckle atau kelapa merupakan bagian yang terletak di baha belakang atas sapi. Bagian ini juga dikatakan pas dijadikan rendang ataupun panggangan.

4. Sengkel (shank)

Sengkel atau shank merupakan bagian sepan atas kaki sapi. Bagian ini mengandung banyak urat sehingga sering digunakan untuk membuat bakso urat atupun untuk soto dan sop. Namun bisa juga digunakan untuk rendang.

Sebenarnya Anda bisa menggunakan bagian mana saja yang memiliki daging, tapi ya rendang yang dihasilkan tidak bisa maksimal seperti bagian-bagian yang telah disebutkan di atas. Kecuali jika Anda memang sudah berpengalaman dalam memasak berbagai bagian daging sapi. Karena daging sapi lokal dan import pun cara memasaknya berbeda.

Cara Memilih Bagian Daging Sapi untuk Rendang

Setelah mengetahui bagian mana saja yang pas dimasak rendang, kini saatnya Anda mengetahui cara memilih daging rendang yang segar dan baik.

1. Memperhatikan warnanya

Saat membeli daging sapi perhatikan warna dagingnya. Daging yang masih segar biasanya berwarna merah. Berbeda dengan daging lama yang berwarna agak pucat. Namun Anda perlu berhati-hati karena ada penjual yang sengaja melakukan cara tertentu untuk membuat daging tetap berwarna merah.

Nah warna merah yang dimaksud agak aneh, tidak biasa. Jadi kalau bisa hindari warna merah yang seperti itu. Namun tidak apa memilih warna merah ekcoklatan karena warna tersebut merupakan warna daging yang sudah terpapar oksigen lebih dari 30 menit atau warna daging yang dibekukan.

2. Memperhatikan aroma daging

Aroma daging segar sangatlah khas. Jika Anda menemukan aroma yang ganjil, tidak biasa, atau aroma busuk maka sebaiknya jangan emmbeli daging tersebut.

3. Memperhatikan tekstur daging

Daging yang segar akan terlihat lebih kenyal dan daging lama teksturnya terlihat lembek. Untuk membuktikannya, Anda bisa menyentuh dan menekannya. Jika posisinya kembali ke semula maka kemungkinan besar daging masih segar.

4. Memperhatikan kemasan

Jika membeli di supermarket, perhatikan kemasannya. Apakah ada banyak airnya atau tidak karena daging yang banyak airnya itu tidak segar. Kemasan juga pastikan tidak sobek.

Mudahnya Memilih Daging Sapi untuk Olahan Rendang

Nah itu tadi sedikit pembahasan tentang bagian daging sapi untuk rendang yang pas dan mantap.  Anda sudah paham bukan? Semoga informasi ini membantu Anda mengahasilkan masakan rendang yang enak dan mantap.

]]>
https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/06/bagian-daging-sapi-untuk-rendang-yang-pas-dan-mantap/feed/ 0
Ingin Membuat Steak? Ketahui Cara Memilih Daging Sapi Berikut ini https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/05/ingin-membuat-steak-ketahui-cara-memilih-daging-sapi-berikut-ini/ https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/05/ingin-membuat-steak-ketahui-cara-memilih-daging-sapi-berikut-ini/#respond Tue, 05 Feb 2019 07:00:24 +0000 https://daging.co.id/?p=2287 Bagi Anda pecinta steak atau berniat untuk membuka usaha rumah makan steak, ada baiknya mengetahui cara memilih daging sapi untuk steak. Dengan mengetahui caranya, Anda akan mengetahui daging yang benar-benar baik dan pas untuk dijadikan steak. Langsung saja berikut ulasannya.

Bagian Daging Sapi yang Cocok untuk Steak

Sebelum membahas tentang cara memilih daging sapi untuk steak, Anda harus mengetahui dahulu tentang bagian-bagian daging sapi yang cocok dibuat steak. Bagian mana saja yang dimaksud? Berikut penjelasannya.

1. Tenderloin

Tenderloin atau has dalam merupakan salah satu bagian daging sapi yang pas dibuat steak. Bagian ini sangat empuk dan memunyai sedikit lemak. Harganya tergolong sangat mahal. Anda pasti sering dengar steak tenderloin bukan? Nah steak tersebut terbuat dari bagian satu ini. Tenderloin yang disajikan dalam potongan agak tipis biasa disebut dengan fillet mignon dan yang disajikan dalam ukuran besar biasa disebut dengan nama chauteaubriand steak.

2. Sirloin

Kesukaan orang berbeda-beda. Ternyata ada yang tidak menyukai tenderloin dan lebih menyukai sirloin. Sirloin atau has luar ini memiliki tekstur yang lebih keras dibanding tenderloin, tapi memiliki lemak yang akan meleleh saat dimasak sehingga membuatnya terasa juicy dan kaya rasa. Harganya sirloin masih di bawah tenderloin.

3. T-Bone

Cara memilih daging sapi untuk steak selanjutnya selain dengan memilih tenderloin dan sirloin yaitu dengan memilih bagian T-bone. T-bone merupakan bagian yang terletak dari punggung dalam hingga ke bawah memotong bagian tulang punggung. T-bone merupakan kombinasi dari tenderloin dan short loin. Bagian ini ditandai dengan adanya tulang yang membentuk huruf T.

4. Rib eye

Rib eye merupakan daging yang terletak di sekitar tulang rusuk atau iga. Bagian ini menajdi favorit karena kaya rasa dan juicy. Pembelian daging bisa tanpa tulang ataupun dengan tulang. Di luar negeri rib eye ternyata menjadi primadona di kalangan pecinta steak.

5. Flank

Flank merupakan bagian daging sapi yang berasal dari otot perut.

6. Chuck

Chuck merupakan daging sapi yang berasal dari bagian paha depan atas.

Cara Memilih Daging Sapi untuk Steak

Setelah mengetahui bagian daging sapi yang pas untuk steak, saatnya Anda mengetahui cara memilih dagingnya. Berikut cara yang yang dimaksud.

1. Mengetahui Bagian Daging Sapi yang Cocok Untuk Steak

Hal pertama yang harus Anda ketahui adalah bagian daging sapi yang pas untuk steak. Bagian-bagian yang dimaksud telah diulas di poin atas.

2. Membeli Jenis Daging Berdasarkan Budget

Setelah mengetahui bagian-bagian daging sapi untuk dibuat steak, yang perlu Anda lakukan selanjutnya adalah menyesuaikan dengan budget yang dipunya. Kira-kira bagian mana yang pas dengan budget Anda.

3. Melihat warna, tekstur, dan aromanya

Cara memilihdaging sapiselanjutnya adalah dengan melihat warna, etkstur dan aroma daging. Setelah menentukan bagian yang hendak dibeli, perhatikan aroma, tekstur, dan warna daging. Daging yang baik dan segar biasanya berwarna merah, teksturnya terlihat kenyal, dan banunya tidak aneh (bau daging sapi pada umumnnya).

4. Memperhatikan Isi dan Keterangan Dalam Kemasan

Apabila Anda membeli daging steak dalam kemasan, lihatlah isi dalam kemasannya. Pastikan tidak banyak cairan di dalamnya. Daging yang banyak cairannya biasanya merupakan daging yang sudah lama. Pilih juga yang bungkusnya tertutup rapat, tidak sobek. Jangan lupa juga memperhatikan tanggal pada kemasan.

5. Memperhatikan Marbling

Menurut beberapa sumber, marbling atau lemak atau titik-titik putih pada daging mampu membuat rasa daging lebih juicy dan kaya rasa.

Mudahnya Memilih Daging Sapi

Bagaimana? Mudah bukan cara memilih daging sapi untuk steak? Semoga Anda bisa paham dan mampu memilih daging terbaik untuk steak Anda. Sekian dan selamat merasakan steak daging sapi yang kaya akan rasa.

]]>
https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/05/ingin-membuat-steak-ketahui-cara-memilih-daging-sapi-berikut-ini/feed/ 0
Tips Memilih Daging Sapi yang Baik dan Sehat https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/04/tips-memilih-daging-sapi-yang-baik-dan-sehat/ https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/04/tips-memilih-daging-sapi-yang-baik-dan-sehat/#respond Mon, 04 Feb 2019 07:00:59 +0000 https://daging.co.id/?p=2284 Bagi para ibu ataupun siapa saja yang menyukai daging sapi, ada baiknya mengetahui tips memilih daging sapi yang baik agar Anda benar-benar mendapatkan kandungan nutrisi dari daging sapi tersebut. Daging sapi yang baik juga membuat masakan terasa lebih nikmat dan tentunya membuat Anda lebih sehat. Langsung saja, berikut penjelasan tentang berbagai cara memilih daging sapi.

Cara Memilih Daging Sapi Terbaik

1. Berdasarkan warna daging

Cara pertama yang perlu Anda lakukan adalah dengan melihat warna daging. Daging yang baik dan segar biasanya akan berwarna merah dan terlihat fresh, berbeda dengan daging yang sudah lama. Daging yang sudah lama dan tidak sehat warnanya cenderung pucat dan terlihat kotor. Anda pasti bisa mengetahuinya hanya dengan sekali lihat.

Untuk warna sendiri sebenarnya warna daging setiap sapi berbeda, tergantung usia dan gen. Sapi potong biasanya memiliki warna yang lebih gelap dibanding sapi perah, daging sapi mudah lebih pucat dibanding sapi dewasa. Namun pucatnya daging sapi mudah masih terlihat segar, beda dengan pucatnya warna daging yang sudah lama.

2. Melihat tekstur daging

Tips memilih daging sapi yang baik selanjutnya yaitu dengan melihat tekstur daging. Anda bisa menilanya dengan cara menekan. Daging yang baik dan segar rasanya kenyal dan akan kembali ke posisi semula saat ditekan, berbeda dengan daging busuk atau lama yang cenderung lembek dan tidak terasa kenyal.

3. Mencium aroma daging

Anda juga bisa membedakan daging sapi yang baik dan tidak dari aromanya. Aroma daging sapi seperti aroma daging sapi segar pada umumnya. Meskipun baunya amis, amisnya bisa diterima. Berbeda dengan daging sapi lama. Aroma daging sapi yang sudah lama biasanya tidak enak, amis menyengat, atau bahkan ada sedikit bau asam, busuk.

4. Memilih daging yang tidak berair

Cara memilih daging sapi yang baik selanjutnya adalah dengan memilih daging yang tidak berair. Daging yang berair biasanya termasuk daging glonggongan atau daging yang sudah lama diletakkan di udara bebas, jadi hindari pembelian daging sapi yang ada tetesan airnya. Daging yang sehat biasanya ada tetesan merah seperti darah, bukan tetesan air.

5. Melihat sertifikat halalnya

Pembelian daging di supermarket dan pasar berbeda. Di supermarket kadang ada label halalnya sehingga Anda bisa memilih daging tersebut. Jika Anda harus membeli di pasar yang tidak jelas halal haramnya, yang perlu Anda lakukan adalah melihat kedegaran daging dan faktor lain yang sudah disebutkan di atas.

6. Menghindari pembelian daging dalam keadaan beku

Cara memilih daging sapi yang baik selanjutnya adalah dengan menghindari pembelian daging beku. Jangan sampai Anda membeli daging beku. Memang banyak yang beranggapan daging beku itu baik tapi sebenarnya daging beku itu tidak terlalu segar. Apalagi yang memiliki banyak bunga es, kemungkinan besar termasuk daging yang sudah lama.

Kriteria Daging yang Tidak Baik

Setelah mengetahui cara memilih daging yang baik, Anda juga pelru tahu kriteria daging yang tidak baik. Kriterianya merupakan kebalikan dari yang telah disebutkan di atas yang antara lain yaitu daging pucat dan terlihat kotor, terlihat tidak segar, baunya tengik, bau obat, bau menyengat, ada cacing hatinya, daging lembek, dan berair.

Berhati-hatilah Saat Memilih Daging Sapi

Nah demikian tadi sedikit ulasan tentang tips memilih daging sapi yang baik dan sehat. Anda perlu berhati-hati saat memilih daging sapi agar kesehatan Anda tetap terjaga dan Anda bisa kenikmatan daging saat dimasak bisa maksimal. Semoga bermanfaat.

]]>
https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/04/tips-memilih-daging-sapi-yang-baik-dan-sehat/feed/ 0
Sebelum Membeli, Ketahui Jenis Daging Sapi dan Harganya https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/03/sebelum-membeli-ketahui-jenis-daging-sapi-dan-harganya/ https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/03/sebelum-membeli-ketahui-jenis-daging-sapi-dan-harganya/#respond Sun, 03 Feb 2019 07:00:46 +0000 https://daging.co.id/?p=2280 Bagi pecinta daging sapi, mengetahui jenis daging sapi dan harganya adalah hal yang wajib. Nah jika Anda merupakan salah satunya, tidak ada salahnya membaca penjelasan lebih lanjut tentang berbagai jenis daging sapi berikut beserta kisaran harganya.

Jenis Daging Sapi Beserta Harganya

1. Primary Cut

Jenis daging sapi yang pertama adalah primary cut. Primary cut ini memiliki kualitas yang paling bagus. Tekstur dagingnya lembut atau lunak dan hanya mengandung sedikit lemak.  Jenis daging satu ini sering digunakan untuk membuat steak atau masakan berkelas yang biasa disajikan di restoran.

Bagian daging yang masuk kategori primary cut antara lain yaitu has dalam (tenderloin), has luar (sirloin), pangkal tanjung, lamusir (cube roll), dan iga pendek (short rib). Bagian ini biasanya memiliki harga yang lebih mahal dibanding bagian lain, harganya sekitar Rp 130.000 hingga Rp 170.000 per kilogram nya. Harga tergantung jenis sapi dan harga daging sapi pada umumnya.

2. Secondary  Cut Type A-B

Jenis daging sapi dan harganya selanjutnya adalah secondary cut tipe A-B. Jenis satu ini memiliki kualitas dari sedang hingga bagus. Merupakan jenis daging yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Harganya yang rata-rata dan kualitasnya yang pas membuat bagian daging ini menjadi favorit sebagian besar masyarakat.

Daginya termasuk lembut dan lunak meskipun tidak selembut daging primary cut. Untuk harganya di bawah harga primary cut yaitu sekitar Rp 110.000 hingga Rp 125.000. Harga tersebut bisa naik turun tergantung harga daging pasaran. Nah bagian daging sapi yang termasuk dalam kategori secondary cut type A-B antara lain yaitu tanjung (rump), sengkel (shank), gandik (silver side), sampil (chuck), dan pendasar.

3. Manufacturing Meat

Jenis daging sapi selanjutnya adalah manufacturing meat atau daging industri. Bagian daging sapi yang masuk ke kategori ini antara lain yaitu tetelan 65-95 CL, daging giling, dan daging dadu. Harga per kilogram nya lebih murah dari jenis daging primary cut dan secondary cut yaitu sekitar Rp 60.000 hingga Rp 80.000.

4. Fancy and Variety Meat

Jenis daging sapiselanjutnya adalah fancy and variety meat atau sering disebut dengan daging variasi. Bagian yang masuk dalam kategori daging variasi antara lain yaitu bagian lidah, bibir, dading kepala, dan buntut sapi. Bagian ini biasanya dijadikan masakan sop buntut. Harga dari daging variasi sekitar 50.000 rupiah per kilogram nya.

5. Edible Offal

Edible offal atau sering kita sebut dengan jeroan ini merupakan jenis daging sapi ke lima yang harganya juga kurang lebih 50.000 rupiah per kilo. Harga bisa naik turun tergantung harga daging sapi di pasaran. Bagian yang masuk dalam kategori jeroan antara lain yaitu hati, usus, paru, limpa, jantung, otak, dan babat.

Bagian Daging Sapi Berdsarkan Letaknya

Jika digolongkan berdasarkan letaknya, berikut bagian-bagian daging sapi yang perlu anda ketahui:

1.Bagian Atas

Bagian atas antara lain yaitu paha depan, iga (rib), has dalam (tenderloin), has luar (sirloin), tanjung (rump), lamosir (cube roll), penutup, punuk (blade), tulang T, lidah, ekor, leher, dan kepala.

2.Bagian Bawah

Bagian bawah dari daging sapi yaitu terdiri dari sandung lamur, sengkel, gandik, sancan, kelapa, jeroan, kaki, kulit, dan tetelan.

Harga Daging Sapi Saat Ini

Jenis daging sapi dan harganya yang sempat disinggung di atas bukan harga saat ini tapi naik turun harga rata-rata selama ini. Apabila tidak cocok mohon dimaklumi karena memang harga sapi bisa naik turun tidak menentu. Harga tertera berdasarkan riset pasar ketika postingan ini ditulis. Demikian pembahasan tentang jenis daging sapi, semoga bisa bermanfaat.

]]>
https://bbfmeatshop.co.id/2019/02/03/sebelum-membeli-ketahui-jenis-daging-sapi-dan-harganya/feed/ 0