Hampir semua daging mentah mengandung bakteri, termasuk bakteri daging sapi. Meskipun daging sebetulnya banyak mengandung sumber protein yang baik bagi tubuh. Namun tidak ada salahnya mengenali bakteri yang biasanya menempel pada daging sapi. Pasalnya belum tentu bakteri akan hilang dalam sekali cuci, karena harus dilakukan proses memasak terlebih dahulu agar bakteri tersebut mati.

Jenis Bakteri Daging Sapi

Pada saat hari raya Idul Adha atau acara hari raya lainnya, banyak orang yang mengolah daging sapi. Mengingat daging mentah yang segar mudah sekali tercemar oleh bakteri berbahaya, maka harus dimasak terlebih dahulu. Tetapi jika ingin menyimpannya di kulkas dalam waktu lama, maka sebaiknya jangan dicuci agar bakteri tidak mengembang. Nah, berikut jenis bakteri yang biasa mengindap pada daging.

  • Bakteri Clostridium Botolinum, yakni bakteri yang mengandung zat racun sehingga mampu menyerang syaraf pusat. Bahkan memicu gangguan kesehatan lainnya, seperti kelumpuhan, pernapasan, dan kematian. Pastikan daging sapi dipanaskan pada suhu tinggi sebelum dikonsumsi.
  • Bakteri E. Coli, yaitu bakteri yang biasanya berkembang biak pada isi perut binatang ternak. Perkembangan bakteri ini sangat mudah menyebar saat proses pemotongan hewan. Penting bagi Anda mengolah daging sapi secara matang sempurna, karena bakteri ini mampu menimbulkan penyakit pada saluran perncernaan.
  • Bakteri Bacillus Anthracis, termasuk jenis bakteri yang menular melalui tubuh manusia. Pencegahannya yakni dengan memasak daging sampai matang dan menjaga kebersihan diri sendiri sebelum makan, seperti mencuci tangan.
  • Staphylococcus Aureus, merupakan bakteri yang muncul pada saat pemotongan, proses menyimpan, dan cara mengolah yang salah. Jadi Anda harus melakukan semua cara tersebut secara benar agar terhindar dari bakteri.
  • Bakteri Salmonella, adalah bakteri yang mampu menyebabkan gangguan pencernaan, tifus, deman enteric, dan diare. Bakteri tersebut umumnya hidup di bagian saluran pencernaan hewan. Sebaiknya perhatikan cara memasak daging sapi supaya matang untuk membunuh bakteri tersebut.

Itulah bakteri daging sapi yang bisa Anda ketahui. Sebenarnya bakteri tersebut juga kerap muncul pada daging lainnya, seperti kambing atau kerbau. Oleh karena itu, Anda harus selalu menjaga kebersihan makanan baik saat memasak maupun mengkonsumsi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *